21.27

Bilas Vagina Kurangi Resiko

Bayi Lahir Prematur

Banyaknya penyakit-penyakit yang berhubungan maupun disebabkan organ intim kewanitaan, membuat para wanita kini lebih peduli terhadap kesehatan bagian kewanitaan mereka. Menjaga kesehatan bagian kewanitaan memang sangat penting, terlebih banyak hal yang bisa diakibatkan dari organ intim milik wanita ini. Dari mulai infeksi hingga kanker yang merupakan penyakit mematikan.

Membersihkan daerah sekitar kewanitaan ini bisa dengan berbagai cara, dari mulai cara paling sederhana yakni dengan menggunakan air, sabun hingga menggunakan produk-produk khusus daerah kewanitaan seperti bilas vagina. Bilas vagina kini banyak beredar di pasaran dengan berbagai merk dan keunggulan masing-masing. Menggunakan produk ini memang praktis, disamping kandungan pembunuh kumannya, bilas vagina juga banyak dipakai para wanita karena aroma wanginya. Tapi tahukah anda, kita tidak boleh menggunakan bilas vagina seenaknya, kita harus memperhatikan aturan pemakaiannya. Bilas vagina tidak baik jika digunakan setiap hari, pemakaian yang terlalu sering menyebabkan ketidakseimbangan pada organ intim wanita. Rekomendasi pemakaian bilas vagina adalah 1 – 2 kali seminggu. Pemakaian yang terlalu sering, bahkan setiap hari dapat membunuh dan menghilangkan kuman normal yang berfungsi menjaga daerah kewanitaan. Kuman normal yang menjaga PH Balance akan menghilang, akibatnya justru kuman sumber penyakit yakni kuman patogen semakin banyak.

Menjaga kesehatan dan kebersihan daerah kewanitaan ini bukan hanya sekedar menghindari datangnya infeksi dan penyakit-penyakit, tapi juga membantu menekan bertambahnya masalah pada kehamilan ibu, salah satunya adalah kasus bayi prematur. Di Indonesia masih banyak kasus bayi lahir prematur yang salah satu penyebabnya adalah kurangnya kesadaran para wanita menjaga kesehatan dan kebersihan organ intimnya. Pemakaian produk bilas vagina memang membantu menjaga kebersihan daerah kewanitaan, namun perhatikan dan carilah produk yang mengandung PH Balance yang sesuai dengan PH Balance vagina.

dr. Didi D. Dewanto,SpOG

Rumah Sakit Spesialis Husada Utama

Surabaya

http://www.kiatsehat.com/index.php?pgnm=./artikel/0003002000060401_full.html&panel=0020